konveksi garment bandung | konveksi bandung | pakaian seragam kantor
Kami siap melayani keperluan perusahaan anda dalam hal pembuatan produksi t-shirt - jaket - poloshirt - kemeja - topi - bagpack - goodybag - payung promosi - sendal hotel dll...

Jenis bahan kaos


8 April 2014

Jenis-jenis bahan kaos:


1. COTTON (Katun)
ada 2 macam berdasarkan spesifikasi benang:

A. COTTON COMBED
Serat benang lebih halus.
Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata
dibakar hanya menyisakan abu

B. COTTON CARDED
Serat benang kurang halus.
Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata.

Sifat kedua jenis bahan tersebut dapat menyerap keringat dan tidak
panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

2. TC (TETERON COTTON)
Campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding
bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di
badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan 'shrinkage' (tidak susut
atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)
Campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan
ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan
Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. POLYESTER / PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil
olahan minyak bumi untuk dibuat serat poly fiber dan untuk produk biji
plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa
menyerap keringat dan dipakai serasa panas.

5. HYGET
Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak
digunakan untuk keperluan kampanye partai.

Kain berdasar jenis benang-nya:

Setelah dilihat dari jenis bahan bakunya (seratnya),
yang kemudian kita lihat adalah jenis benangnya:

1.Cotton/TR/TC/PE Spun
-TR (Tetoron Rayon) Tetoron disebutjuga polyester ,Rayon dipasaran
disebut juga viscose.
-TC (Tetoron Cotton)
-PE (Poly Ester) Spun = Jenis benang polyester yg pembuatan benangnya
dipintal seperti membuat benang kapas/cotton.

Untuk Jenis benang dari bahan2 di atas , biasanya bernomor :
Ne 6, Ne 10, Ne 16, Ne 18, Ne 20 sampai Ne 60
Semakin kecil benangnya semakin tinggi nomornya,
Jadi untuk benang Ne 30 lebih halus dari Ne 20,
dan semakin kecil nomornya semakin mahal.

Jadi kalau anda beli kain dg penyebutan TC 30 , berarti kain tersebut
terbuat dari benang TC (Tetoron/polyester Cotton) dengan nomor benang 30.

Kemudian untuk Kain Cotton biasanya ada istilah Cotton Combed: ini
harganya lebih mahal karena melalui proses mesin combing sehingga
benangnya jadi lebih rata (tidak berbulu) dan kainnya menjadi lebih halus.

2. Polyester Filament Yarn
jenis benangnya:
-DTY 75-150-300
-FDY 75-150
-BSY 135-195

Biasanya kain2 ini dibuat sebagai busana muslimah, kerudung, dan baju
koko karena mempunyai sifat yg jatuh. Harganya berturut2 yang paling
mahal adalah yg terbuat dari benang BSY kemudian DTY kemudian FDY.

Menguji Kualitas Kain:
Untuk alasan kesehatan, kami menggunakan kain kaos berbahan katun,
karena menyerap keringat dan nyaman dipakai.
Bahan2 yg menyerap keringat sangat dianjurkan, karena kondisi kulit itu
sensitif sehingga apabila keringat ini tdk terserap akan mudah sekali
menimbulkan iritasi pada kulit.

Bahan2 dari Cotton, Viscose, atau Blended yaitu campuran dari Polyester
cotton atau polyester Rayon biasa disebut TC dan TR, dan minimal-kan
bahan dari pure polyester, bahan polyester cukup untuk hiasan atau pemanis.

Cara pengujian bahan tersebut :
1.Dg cara kita rasakan Handling-nya/ pegangannya
ini mempunyai derajat ketepatan 50%, karena kadang perasaan dan
pengalaman juga mempengaruhi.

2. Dg cara Bakar Bulu
Yaitu dg cara ambil satu helai benang dari ujung kain lalu kita bakar dg
korek api,
-benang dari jenis Cotton dan Viscose kalau dibakar nyala apinya akan
lambat, dan sisa pembakarannya berupa abu, seperti kita bakar kertas.
-Benang dari jenis Polyester kalau kita bakar nyala apinya akan cepat
dan sisa pembakarannya seperti plastik.
-Benang dari jenis TC dan TR kalau kita bakar sisa pembakarannya seperti
arang/ plastik tapi kalau kita remas akan jadi bubuk dan ada sedikit di
ujung-nya sisa pembakaran-nya seperti abu kertas.
Ini adalah cara terpraktis yg bisa kita gunakan dg derajat ketepatan
bisa sampai 95%.

3. Dengan Uji Laboratorium
Dengan menggunakan larutan H2So4,
ini biasanya untuk mengetahui prosentasi campuran TR dan TC.
(thanks to Jagoan Textile, Mr Ekover)

Jenis Sablon1. Rubber
Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun
terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk
sablon di atas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan
khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.

2. Pigment
Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg
menyerap kedalam kain.

3. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak
dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit.

4. Sablon Superwhite.
Mirip dengan sablon pigment, tetapi superwhite sedikit lebih tebal
digunakan untuk bahan kaos gelap.

5. Glow in the dark
Cat dengan bahan Fosfor, yg menyala saat kaos berada di tempat gelap.
Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

6.Reflektif
Cat dengan bahan Fluor yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah
sumber cahaya.

7. Discharger
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian
diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

8. Flocking beludru
Cat sablon timbul yang dilapisi beludru.

9. Foam atau Cat timbul
Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada
rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

10. Sablon Foil
Jenis sablon yang menggunakan kertas berbahan logam (seperti pada
undangan nikah). Biasanya warna silver atau gold.

11. Sablon Glitter
Sablon dengan menggunakan tinta yang di campur serbuk berwarna metalik.
Tersedia dalam banyak pilihan warna



Baca juga
  » 13 Juli 2017
Mengenali Bahan Seragam DRILL
Mengenali Bahan Seragam DRILL

  » 13 Juli 2017
Cara Mudah Merawat Pakaian Selalu Tampak Baru
Cara Mudah Merawat Pakaian Selalu Tampak Baru

  » 8 April 2014
Jenis bahan seragam
Jenis bahan seragam, bahan kemejam bahan baju pabrik